Tag Archives: jokowi

Jokowi : Cina & Kristen ?

Di saat Pilpres 2014, beredar tuduhan bahwa Jokowi adalah keturunan Cina, dan beragama Kristen. Misalnya, tuduhan Ridwan Saidi di situs VOA-Islam. Jonru juga menganggap bahwa Jokowi itu beragama Kristen.

PDIP kemudian membantah ini dengan memberikan bukti yaitu surat nikah Jokowi. Disitu ditulis bahwa ayah Jokowi bernama Wijiatno Notomiharjo, dan beragama Islam.

Situs Nabawia kemudian menuduh bahwa akta nikah tersebut dipalsukan. Demikian juga situs PKS Piyungan, menuduh bahwa akta nikah Jokowi adalah palsu, melalui teknik investigasi ELA (Error Level Analysis).

Namun, sumber info mereka tsb (halaman facebook Fachim Harharah) kini sudah lenyap. Dan Dr. Neal Krawetz sendiri, penemu teknik ELA, malah mengatakan bahwa tidak ada bukti bahwa akta nikah Jokowi tersebut telah diubah.

Alhasil, artikel tentang Jokowi di Wikipedia tetap mencantumkan Notomiharjo sebagai ayahnya.

 

AKTA NIKAH JOKOWI PALSU Ini Hasil Pengecekan Keaslian Foto Digital Teknik ELA  PIYUNGAN ONLINE Nabawia.com  akta palsu- Ternyata Akta Nikah & Akta Lahir Jokowi Palsu! Ridwan Saidi - Bapaknya Jokowi Bernama Oey Hong Liong - VOA-ISLAM.COM SAYA AKAN MEMILIH PRABOWO KARENA...  PIYUNGAN ONLINE

 

 

Like & share :

Cara Mendeteksi & Meluruskan Kampanye Fitnah & Negatif

Sejak awal masa Kampanye Pilpres, jadi ada banyak sekali menyebar informasi fitnah & negatif/pelintiran. Tidak sedikit yang menjadi korbannya, jadi terkecoh & keliru menarik kesimpulan. Termasuk di keluarga saya sendiri.

Amat melelahkan & menghabiskan waktu menjelaskan #semua  fitnah yang ada tersebut, satu per satu. Maka, saya putuskan untuk membeberkan cara melakukan ini (deteksi misinformasi).

Sehingga, kini, mudah-mudahan, siapa saja jadi bisa mendeteksinya + tidak terkecoh jadinya.

Semoga bermanfaat !

CARA MENDETEKSI & MELURUSKAN KAMPANYE FITNAH & NEGATIF

1/40 Sejak beberapa waktu yg lalu, ada banyak sekali fitnah & pelintiran fakta yg bertebaran terkait Pilpres. Banyak yg terkecoh karenanya

2/40 “Spin doctor” : Propagandis, a/l pelintir fakta terkait lawannya, sehingga jadi terkesan jelek atau salah.http://en.wikipedia.org/wiki/Spin_(public_relations)#Techniques

3/40 Saya akan bahas beberapa cara untuk mendeteksi trik-trik pemfitnah & spin doctors ini, dan cara meluruskannya.

4/40 SALAH ASUMSI : karena menggunakan asumsi yang salah, kemudian jadi menarik kesimpulan yang juga salah. Contoh + koreksinya :

Manager sy di Inggris yg paling jelek paling jago debat. All talk @jonru: Takut Berdebat? Diragukan Kualitas Kepemimpinan & Intelektualnya

6/40 Asumsi : takut debat = jelek kualitas kepemimpinan & intelektualitasnya. Ini juga sekaligus adalah #generalisasi

7/40 Saya bantah dengan Fakta. Bahwa Manager saya yg paling jago debat ternyata justru adalah yang paling tidak becus. Cuma bisa berbual.

8/40 FALL GUY : Kambing Hitam, kesalahan orang lain malah disalahkan ke orang lain lagi. Contoh + koreksinya :

Semuanya salah Jokowi! :) RT @jonru:(9) Bukti pencitraan palsu: Urusan kebelet pipis aja diliput! #BorokJokowi pic.twitter.com/Mb7bwPFY9a

10/40 Hashtag #BorokJokowi mengesankan bahwa berita ini adalah kesalahan Jokowi. Padahal apa buktinya ? Tanpa bukti = Fitnah.

11/40 Saya koreksi dengan #sarkasme, seakan-akan setuju dengan pendapat tsb – tapi, dengan hiperbola/generalisasi : “SEMUANYA salah Jokowi”

12/40 Sehingga, jadi jelas nampak kekeliruan logikanya.

13/40 FITNAH : seseorang dituduh melakukan sesuatu yang tidak dilakukannya. Contoh + koreksinya :

Eh, fitnah tho? Prabowo msh beristri ya?@jonru Udah janji utk.. anti black campaign.. dia malah ngejek Prabowo tak beristri #BorokJokowi

15/40 Jokowi mengejek (negative campaign), tapi malah dituduh melakukan black campaign (fitnah).

16/40 Karena faktanya salah, maka, ybs telah melakukan fitnah kepada Jokowi.

17/40 Saya koreksi dengan melakukan sindiran atas kekeliruan yang telak tsb.

18/40 BULLSHIT OVERLOADS BRAIN : dg membanjiri kita dg sgt banyak informasi, kita jadi kebingungan – dan jadi menarik kesimpulan yg keliru

19/40 Karena ini banyak kawan-kawan saya di Inggris tidak suka diskusi bertele-tele. Kita akan dipotong mereka, “To the point please!”

20/40 Contoh + koreksinya :

Black campaign borongan :) musti cek satu2 tuduhannya #kritis @jonru Hobi nyalahin siapapun, termasuk nyalahin cuaca pic.twitter.com/U8rNOBfHlt

22/40 Posting tsb #mengarahkan kita untuk percaya begitu saja, bahwa Jokowi itu cuma bisa menyalahkan.

23/40 Padahal, ketika kita cek satu per satu dengan #kritis, maka akan bisa ditemukan berbagai fakta sebenarnya.

24/40 Contoh: “Ban TransJakarta Copot, Jokowi Salahkan Manajemen” – lha iya lah. Mosok salahkan Jokowi ? :)

25/40 Ini namanya “delegasi tugas”. Urusan operasional TJ, ya serahkan ke manajemennya. Mosok mau diurus semuanya sendiri = micromanagement

26/40 Jokowi blusukan/terjun langsung, diledek. Eh begitu dia delegasikan tugas ke pihak yang relevan, diledek juga. Maunya apa sih? :)

27/40 HALF-TRUTH : meniadakan/hapus sebagian fakta, sehingga, orang jadi salah menarik kesimpulan. Ini termasuk fitnah.

28/40 Contoh 1 : “Amin pukul Budi sampai pingsan” – Siapa yang salah ?

29/40 Contoh 2 : “Amin pukul Budi sampai pingsan, krn Budi berusaha membunuh bayinya Amin” – Siapa yang salah ?

30/40 di Contoh 1, ada praktek HALF-TRUTH disitu. Sebagian faktanya tidak disebutkan. Sehingga, kita jadi salah menarik kesimpulan !

31/40 Satu contoh lagi berikut koreksinya :

Kok kata “mungkin” dari ybs tidak Anda kutip? #BlackCampaign RT @jonru Jokowi bilang banjir Jakarta itu gampang pic.twitter.com/mYMFn0Uxa2

33/40 Kalau kita membaca berita aslinya, ternyata, Jokowi menggunakan kata “mungkin” (kelihatannya). Bukan sesumbar !

34/40 Dan, di berita aslinya juga jelas ditulis bahwa “Joko Widodo merendah”. Tidak sesumbar.

35/40 Tapi karena praktek HALF-TRUTH oleh ybs, kita jadi keliru mengira bahwa Jokowi ini adalah orang yang sombong + tolol.

36/40 DEMIKIAN beberapa contoh cara memfitnah & memelintir fakta, berikut cara meluruskannya.

37/40 Jadi, jelas sekali, bahwa #MembuatFitnah itu SANGAT mudah.

38/40 Namun, mendeteksi + mengkoreksinya JAUH lebih sulit. Perlu kritis + kemampuan analisa & logika. Tidak semua orang mampu.

39/40 Karena itu, Islam sangat kecam fitnah. Dianggap lebih kejam daripada membunuh, dan dosa yg lebih keji daripada zina dg ibu kandung.

40/40 Mari kita hindari hal ini, jangan memfitnah orang lain. Semoga bermanfaat.

sumber : http://chirpstory.com/li/215653

Cara Mendeteksi & Meluruskan Kampanye Fitnah & Negatif - Chirpstory

Like & share :

PKSpiyungan terbutakan kebencian ?

Zealotry / fanatisme buta itu memang mematikan akal contoh berikut ini, PKS Piyungan meledek Jokowi berdasarkan twit dari Jim Geovedi :) Padahal, itu adalah sarkas :D maksud ybs adalah kebalikannya :D

Jim membahas dengan panjang lebar, tentang mengapa Jokowi benar, dan berbagai contohnya di postingnya ini :https://www.facebook.com/geovedi/posts/10152479263482940?comment_id=10152480316737940&ref=notif&notif_t=like

Saya timpali dengan informasi bahwa Jokowi sebenarnya salah, karena, tim Wibisono Sastrodiwiryo kini malah ‪#‎sudah‬ berhasil melakukannya dalam waktu 1 minggu saja – bukan 2 minggu

Dan tetap saja pada ngotot bahwa Jokowi (dan Jim) salah. Ya, begitulah zealots… kita sodorkan fakta / kebenaran ke depan muka mereka pun, tetap saja mereka tolak.

Shummun bukmun ‘umyun fahum, laa yarji’uun.

http://www.pkspiyungan.org/2014/06/soal-programmer-jokowi-ditertawakan.html?m=1

sumber : https://www.facebook.com/sufehmi/posts/10152076750991594

Catatan : alih-alih menyampaikan penjelasan & meminta maaf, seperti yang dilakukan misalnya oleh Kompas, berita ini malah dihapus begitu saja oleh PKSPiyungan.

Terlampir adalah screenshot berita tsb.

 

10329919_10152076752311594_1773819423299698321_o

 

Like & share :