Tag Archives: fimadani

Fitnah Pelarangan Jilbab di Hypermart Bali

Heboh pelarangan jilbab di Bali, dibahas di forum tertutup kami, dan lalu mendapat penjelasannya dari kawan muslim di Bali. Semoga menjelaskan.

(terimakasih kepada kawan saya di Bali ini, saya tidak cantumkan nama beliau karena saya tidak tahu apakah beliau berkenan untuk itu atau tidak)

=================
Beritanya sudah obsolete pak. Persoalan larangan jilbab di sekolah2 di Denpasar sudah dianggap selesai. Tidak ada lagi sekolah yang melarang siswanya mengenakan jilbab.

Untuk kasus pelarangan jilbab di SMAN 2 Denpasar — yang menjadi pemicu terkuaknya pelarangan jilbab di sejumlah sekolah di Bali (saya tekankan, DI SEJUMLAH SEKOLAH, bukannya di Bali secara keseluruhan) juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan: http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2014/01/16/14947/sudah-bolehkan-jilbab-sman-2-denpasar-dinilai-patut-jadi-teladan-sekolah-lain-di-bali.html

========================
Tidak ada wacana untuk melarang bank Syariah pak. Yang ada cuma himbauan agar orang Bali tidak melakukan transaksi keuangan dengan lembaga2 keuangan syariah (bank, asuransi, dsb) Yang seperti ini cukup didiamkan saja karena toh orang Hindu memang bukan target pasar dari lembaga keuangan syari’ah. Kalau mau jadi nasabah syukur, kalau tidak ya biarin aja. :)

Lagipula setahu saya, pihak yang getol menyuarakan wacana anti ekonomi syariah itu adalah rektor Universitas Mahendradatta, yang notabene hanya universitas (maaf) gurem di Bali. Seruan beliau boleh dibilang tidak ada pengaruhnya. Jadi santai saja pak. :)

=====================
(terkait soal hypermart di Bali : http://news.fimadani.com/read/2014/08/12/hypermart-bali-resmi-larang-karyawati-berjilbab/)

Hal ini mirip dengan ormas islam yang keberatan kasir supermarket yg muslim untuk mengenakan atribut Santa saat natal. Kalau melihat tanggalnya yang bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, sepertinya keberatan ini karena karyawan front liner yang beragama hindu juga diminta mengenakan kerudung/peci berkenaan dengan hari raya idul fitri.

…yang terjadi di hypermart adalah bukan pelarangan jilbab, tapi penghentian kewajiban (pemaksaan) pemakaian atribut islam (jilbab/peci) bagi seluruh karyawan frontliner selama bulan ramadhan kemarin.

Hal ini serupa dengan kasus di jasa marga/bali tol : http://www.merdeka.com/peristiwa/dpd-asal-bali-larang-petugas-tol-berkerudung-dan-peci.html

=====================
Yang susah itu pemutar balikan fakta oleh media, Mas Harry.

Manajemen mewajibkan karyawan yang beragama Hindu untuk memakai atribut muslim (peci/jilbab).
Ketika orang Hindu protes, manajemen menarik kembali aturan yang bersifat memaksa tsb.

Eeeh, di media keluarnya malahan manajemen melarang karyawannya memakai jilbab. :D

=====================

Terimakasih Hidayatullah yang telah membuat berita berimbang dalam kasus ini.

Semoga bisa ditiru juga oleh media-media massa lainnya yang (mengaku, katanya) Islam.

sumber : https://www.facebook.com/sufehmi/posts/10152182003286594

Hypermart Bali Resmi Larang Karyawati Berjilbab Hypermart Bali Larang Karyawati Berjilbab; Benarkah Kita Sudah Merdeka  PIYUNGAN ONLINE

Like & share :